Kacang Babi/Vicia faba

Kacang babi/Vicia faba

Mungkin bagi yang pertama kali mendengar istilah kacang babi (kacang Dieng) terasa asing ataupun aneh, padahal kacang babi (kacang dieng) sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan binatang babi.

Kacang babi (kacang dieng) berasal dari tumbuh-tumbuhan sejenis kacang-kacangan yang hanya tumbuh dengan baik di dataran tinggi dieng, kacang ini memiliki bentuk yang unik, tidak seperti jenis kacang-kacangan lain. Bentuknya besar dan melebar dengan congor ditengah yang berwarna hitam.

Masyarakat dataran tinggi dieng dan sekitarnya lebih sering menyebut dengan istilah kacang babi, sedangkan dikalangan wisatawan kacang babi lebih dikenal dengan istilah kacang dieng. Makanan ringan asli dieng ini merupakan satu paket dengan kripik jamur, dalam arti setiap wisatawan yang membeli kacang babi (kacang dieng) tak lupa dengan kripik jamur.*

Kacang ini pohonnya tegak ± 1 m, dan tumbuh mirip buncis yang berisi 3 sampai 4 biji. Biji kacang dijemur/ dikeringkan biasanya di atas atap rumah. Keping biji mirip bentuk babi (bulat lonjong) dan sejak dahulu disebut kacang babi karena bentuknya, dan juga banyak hama babi hutan menyerang ladang petani dan merusak. Akan tetapi, tanaman kacang ini tidak dirusak/ diganggu (babi hutan tidak suka). Itu pula sebabnya disebut kacang babi. Hasil kacang digoreng dan dikemas (home industry), dengan nama “Kacang Dieng” yang terkenal.**

Pohon Kacang Babi/Vicia faba

 

* http://www.diengplateau.com/2010/06/kuliner-rasakan-kelezatan-kacang-babi.html

**http://situs-wonosobo.blogspot.com/2011/02/kacang-dieng-kacang-babi.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s